Kampung Swastika Buana

Kecamatan Seputih Banyak
Kabupaten Lampung Tengah - Lampung

Artikel

KETUT DEWI NADI.ST Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Swastika Buana

I WAYAN EDI CANDRA

21 28-0 11:43:48

5.491 Kali Dibaca

Reporter : Okta & Parsih

Hari Jumat 28 Mei 2021

Jumat pagi berlangsung kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan di kampung swastika buana,dalam kesempatan ini Hadir Yakni Ibu Ketut Dewi Nadi.ST selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung, Komang Koheri.SE selaku Anggota Dewan perwakilan rakyat Republik Indonesia, Iptu.Tarmuji.SH Kapolsek Seputih Banyak, Made Rimbawa putra.SE Kepala Kampung Swastika Buana Beserta Aparatur Kampung, Nengah Martoyo.S.Pd Selaku Ketua BPK Kampung Swastika beserta Jajaran nya,Made Suwirte.S.Pd beserta Jajarannya, Nyoman Widi Antarki.A.Md selaku Ketua PKK, Wayan Gede Bawa selaku ketua Karang Taruna Kampung Swastika, Gede Darmawan selaku Ketua Generasi Milenial Kampung Swastika Buana dan beberapa Peserta dari kalangan pemuda.

Di kesempatan tersebut Peserta Yang Terbatas karna Sesuai Prokes di masa Pandemi Covid-19, dalam sambutannya Bapak Kepala Kampung Swastika Buana memberikan arahan terkait pentingnya Pemahaman dan makna Pancasila, selain itu Di kesempatan itu juga hadir sebagai Narasumber yakni Bapak Darma Setiawan.MA dari Team Dewan Riset Daerah Lampung Tengah guna Memberikan arahan program Pembangunan Pemerintah Lampung Tengah yang Selalu menanamkan Penting nya Ideologi Pancasila sebagai dasar negara republik Indonesia dan Meningkatkan Wawasan kebangsaan Melalui Peningkatan Kemajuan Kampung Swastika Buana di berbagai Potensi yang ada di kampung Swastika Buana contoh nya Melalui Generasi melenial Kampung,dan potensi Wisata alam yakni Danau Tirta Gangga.

Menurut Arahan Sekaligus Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan yang di berikan Oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung Ibu Ketut Dewi Nadi.ST Ideologi Pancasila merupakan Sebagai Dasar Negara, aset penerus pembangunan bangsa guna menangkal dampak negatif globalisasi seperti paham radikal, narkoba, dan pornografi Di era globalisasi. Wawasan kebangsaan ini juga bertujuan kembali menggelorakan semangat dan terus meningkatkan peran serta seluruh komponen lapisan masyarakat dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa serta cinta Bangsa Indonesia,”

Wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum colonial terus menggunakan politik “devide et impera”. Kendati demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara. Dalam perkembangan berikutnya, muncul kesadaran bahwa perjuangan yang bersifat nasional, yakni perjuangan yang berlandaskan persatuan dan kesatuan dari seluruh bangsa Indonesia akan mempunyai kekuatan yang nyata.

Selain itu Sesuai arahan Bapak Kapolsek Iptu.Tarmuji.SH selalu Menekankan Pentingnya Menjaga Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan yang di implementasikan di kehidupan sehari-hari guna Selalu Mematuhi Protokol Kesehatan dengan Mengunakan Masker, Menjaga jarak, Menghindari Kerumunan. Menurut Bapak Komang Koheri.SE Selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mari kita Dukung Keutuhan Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan melalui empat Pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika Dan NKRI.

pengamalan nilai-nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak untuk

membangun negeri. "Berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan abai dan lalai dalam pengimplementasian Empat Pilar itu dalam kehidupan sehari-hari," seperti yang dikutip dari buku "Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"

 

"Liberalisme ekonomi terjadi karena kita mengabaikan sila-sila dalam Pancasila terutama sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab dan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Konflik horizontal terjadi karena kita lalai pada Bhinneka Tunggal Ika."

 

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Kampung

Kepala Desa

MADE RIMBAWA PUTRA, S.E

Sekertaris Kampung

I WAYAN EDI CANDRA.SP.D.MM

Kasi Pemerintahan

PUTU SUWARATNYANA, SE

Kasi Kesejahteraan

NENGAH SUKARTA A.Md

Kasi Pelayanan

I NYOMAN TRIAWAN ANGGRIANA

Kaur Keuangan

I GEDE SASTRAWAN A.MD

Kaur Umum dan Perencanaan

KOMANG ADI WIDIYANTA S.Kom

Kepala Dusun Eka Sari

KT. SADA

Kepala Dusun Merta Sari

WAYAN ARNATA

Kepala Dusun Sumber Sari

NENGAH SUARDANA

Kepala Dusun Wana Sari

WAYAN KAJI

Kordinator Team Smart Village

KETUT SUPARSIH

Operator Team Smart Village

KADEK WAHYU FERNANDA

Operator Kampung

WAYAN SUTARMI

Staff Kampung

JUMIATI

Operator Team Smart Village

I MADE ARNAWAN

Office Boy

KETUT SUTAMA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kampung Swastika Buana

Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, 18

Komentar

Anak Perantauan

23 November 2024 04:21:13

Manyala Kampung halamanku.... tetap jaga kebaikan ...

Maju Terus Kampung Swastika Buana

22 November 2024 17:46:52

teruslah berbenah untu kemajuan kampung swastika buana...

Ketut Astawa

27 Oktober 2024 08:50:03

maju terus Swastika buana...

Made Swartane

27 Oktober 2024 08:45:17

Baik...

Anonymous

22 Agustus 2024 05:57:37

Semangat Seputih Banyak ...

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:150
Kemarin:126
Total:400,841
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:18.222.215.12
Browser:Mozilla 5.0

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 23:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 00:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Transparansi Anggaran

APBK 2025 Pelaksanaan

APBK 2025 Pendapatan

APBK 2025 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Kampung

Latitude:
Longitude:

Kampung Swastika Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah - 18

Buka Peta

Wilayah Kampung