Kampung Swastika Buana

Kecamatan Seputih Banyak
Kabupaten Lampung Tengah - Lampung

Artikel

Sejarah Desa

I WAYAN EDI CANDRA

21 10-0 14:38:00

727 Kali Dibaca

 

  1. SEJARAH DESA

Pada jaman dahulu Kampung Swastika Buanaterkenal dengan hasil pertanian kopi Konon tanah di Kampung Swastika Buanasangat subur, sehingga kehidupan masyarakat Desapun bisa dikatakan makmur.

Asal mula pemberian nama Desa ini bermula dari musyawarah yang dilakukan para tokoh anggota warga trasnmigrasi Dari musyawarah yang dilakukan tersebut diambil kesepakatan bahwa Desa ini diberi nama DesaSwastika Buana yang diambil dari nama Sangsekerta yang berarti Kampung yang Maju dan Sejahtera.

Berikut adalah silsilah Kepemimpinan Desa :

  1. Bp. SAYANG 1964 s/d 1970
  2. BpWayan Merta Tahun 1970 s/d 1975
  3. Bp. Nyoman DartaTahun 1975 s/d 1980
  4. Bp. Wayan Gede.S.Pd.MM Tahun 1980 s/d 2006
  5. Bp. Nengah Sudana Tahun 2006 s/d 2018
  6. Bp. Made Rimbawa Putra.SE Tahun 2018 s/d 2024
    1. KONDISI GEOGRAFIS

    Kampung Swastika Buana  memiliki luas wilayah800 ha dengan lahan produktif 600ha dengan perincian sebagai berikut :

     

    Tabel  2.1 Tata Guna Tanah

    NO

    TATA GUNA TANAH

    LUAS

    1.

    Luas pemukiman

    600ha/m2

    2.

    Luas persawahan

    700ha/m2

    3.

    Luas Perkebunan

    500ha/m2

    4.

    Luas kuburan,Jalan dll

    100ha/m2

    5.

    Perkantoran

    10ha/m2

    Total Luas

    800ha/m2

    Letak Desa berada di sebelah Barat  yang merupakan Ibu Kota KabupatenLampung Tengah jarak dari Desa Setia Bakthi ke Desa Swastika Buana sekitar 3 km, dengan batas-batas sebagai berikut :

    Sebelah Utara      : Desa setia bakthi Kecamatan Seputih Banyak

    Sebelah Timur     : DesaBina karya Kecamatan Putra Rumbia

    Sebelah Selatan   : Desa Reno Basuki Kecamatan Rumbia

    Sebelah Barat      : Desa Sangga Buana Kecamatan Way Seputih

     

    1. KONDISI PEREKONOMIAN

    Jumlah penduduk Kampung Swastika Buana Sebanyak 2892 jiwa dengan penduduk usia produktif 1.500 jiwa, sedangkan penduduk yang dikategorikan miskin 700 jiwa. Mata pencaharian sebagian penduduk adalah petanisedangkan hasil produksi ekonomis Desa yang menonjol adalah SiNgkong

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Kampung

Kepala Desa

MADE RIMBAWA PUTRA, S.E

Sekertaris Kampung

I WAYAN EDI CANDRA.SP.D.MM

Kasi Pemerintahan

PUTU SUWARATNYANA, SE

Kasi Kesejahteraan

NENGAH SUKARTA A.Md

Kasi Pelayanan

I NYOMAN TRIAWAN ANGGRIANA

Kaur Keuangan

I GEDE SASTRAWAN A.MD

Kaur Umum dan Perencanaan

KOMANG ADI WIDIYANTA S.Kom

Kepala Dusun Eka Sari

KT. SADA

Kepala Dusun Merta Sari

WAYAN ARNATA

Kepala Dusun Sumber Sari

NENGAH SUARDANA

Kepala Dusun Wana Sari

WAYAN KAJI

Kordinator Team Smart Village

KETUT SUPARSIH

Operator Team Smart Village

KADEK WAHYU FERNANDA

Operator Kampung

WAYAN SUTARMI

Staff Kampung

JUMIATI

Operator Team Smart Village

I MADE ARNAWAN

Office Boy

KETUT SUTAMA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kampung Swastika Buana

Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, 18

Komentar

Anak Perantauan

23 November 2024 04:21:13

Manyala Kampung halamanku.... tetap jaga kebaikan ...

Maju Terus Kampung Swastika Buana

22 November 2024 17:46:52

teruslah berbenah untu kemajuan kampung swastika buana...

Ketut Astawa

27 Oktober 2024 08:50:03

maju terus Swastika buana...

Made Swartane

27 Oktober 2024 08:45:17

Baik...

Anonymous

22 Agustus 2024 05:57:37

Semangat Seputih Banyak ...

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:135
Kemarin:126
Total:400,826
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:18.217.148.255
Browser:Mozilla 5.0

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 23:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 00:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Transparansi Anggaran

APBK 2025 Pelaksanaan

APBK 2025 Pendapatan

APBK 2025 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Kampung

Latitude:
Longitude:

Kampung Swastika Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah - 18

Buka Peta

Wilayah Kampung